di sanakah dia

di sanakah kebebasan itu?



bukan. bukan di sana.

kau hanya lihat pantulannya dalam telaga.

riaknya membuatmu buta, dan kesunyian

yang kan membuatmu memandang cahaya



demikianlah mata melahap segalanya, sedang diri

bukanlah sebentuk mata nafsu raga.

dia adalah diri. sedang diri

adalah dirinya sendiri

yang tak mampu terpisahkan

dari hakiki yang menjadi inti

kebenaran dan keabadian.

sedang fana hanyalah mata.



(ah entah! matahari senja memang indah,

namun dia juga sebagai penanda

dimulainya abad abad kegelapan)



mei '03