lari, lalu kembali!

berlarilah!
demi tuhan, berlarilah!
keluarlah dari tubuhmu! berlarilah!

terbang! lesat!
buang dirimu!
lalu! laju!

maka, demi tuhan, demi cinta, demi cahaya, demi waktu dan demi nama-nama apa dan siapapun yang sanggup kau bentuk dalam ingatanmu, berlarilah! jangan hirau anak-anak waktu yang menadah-nadah tangan agar Hujan menetes di telapaknya untuk lalu diminumnya sebagai pelepas dahaga di siang membakar yang kau puja! sungguh! berlarilah! hingga kau puas mempermainkan garis-garis nasib di tangan-tangan tiap nyawa, hingga malam telah membuat matamu kalai, hingga tungkaimu kulai, hingga perutmu burai, hingga kepalamu berai, hingga jantungmu bantai, berlarilah!

demi! berlarilah!

maki?
acuhkan!
tak ada mata yang melihatmu.

jika telah puas, kembalilah ke rahim ibu.

20 juli 2003