menghunjam di permukaan-permukaan bumi
tak terasa, burung-burung pun beterbangan
menyelinap entah ke pohon yang mana
menyisakan sepi di terang benderang
hanya kepak-kepak sayap di keteduhan
terdengar riuh tapi tak bertebaran
gejala-gejala alam yang tak lagi teramalkan
mengajak para makhluk di gunung untuk turun
bukan berlomba, tapi tunggang langgang
mencoba menterjemahkan segala keheningan
dan menjejak-jejakkan kaki liar di tanah
mencari cacing-cacing yang tlah berjasa
menghidupkan kematian yang tak kunjung hilang
20 juni 2003
(a reply poem to tattvas)

