Kesunyian yang tak pernah kau ijinkan mendekati, kini telah merayap menyusuri jalanan diantara mayat-mayat yang kuciptakan dari setumpuk mimpi di malam kemarin. Mereka mengoyak dosa dan airmata sepanjang malam terlaknat, hingga tak kuasa kutahan getir langkah kaki janin-janin di dunia arwah yang selalu jadi surga bagi kesucian jiwa. Rumbai-rumbai merah adalah saga bagi terjemah kehancuran dinasti lulabi.
16 Juli 2003