Body Of Proof, cuplik kisah yang perlu dipelajari

hic locus est ubi mors
gaudet succurrere vitae

Kata-kata di atas diartikan "ini adalah tempat dimana kematian sangat membantu kehidupan." (courtesy of Google Translate)

Body of Proof adalah sebuah drama televisi bertema medis yang disiarkan oleh ABC sejak 29 Maret 2011 sampai 28 Mei 2013. Dana Delany berperan sebagai pemeriksa medis dr. Megan Hunt. Drama serial ini dibuat oleh Christopher Murphey yang diproduksi oleh ABC Studios. Drama ini berhenti tayang setelah melewati tiga musim.

Drama ini berfokus pada usaha dr. Hunt untuk mengharmoniskan kehidupan karirnya yang terlibat dengan penyelesaian kasus dan memeriksa mayat, dengan kehidupan pribadinya sebagai seorang ibu bagi seorang anaknya. Sebelumnya, dr. Hunt adalah seorang ahli bedah saraf terkemuka, hingga suatu ketika terjadi peristiwa kecelakaan moil yang mengubah hidupnya lalu terjadi peristiwa kematian seorang pasien di meja operasi, dia berhenti sebagai dokter bedah saraf. Latar drama ini berada di Philadelphia, namun musim pertama drama ini difilmkan di Providence, Rhode Island dan beberapa episode lainnya difilmkan di Woonsocket dan Warwick, Rhode Island. Sebelumnya, judul drama ini adalah Body of Evidence.  (Wikipedia dengan beberapa perubahan)






Esensi dari serial Body of Proof dapat dilihat di akhir episode 4 di musim 1 pada bagian akhir. Di episode ini Lacey Flemmings mendapat tugas untuk membuat video pendek dari sekolahnya, dan inilah hasilnya.

Unsur emosi yang dimasukkan dalam drama seri ini adalah tentang keluarga. Di beberapa kesempatan, hampir semua personel melakukan dialog tentang keluarga dr. Megan Hunt maupun orang-orang di sekitarnya.

KELUARGA


Keluarga adalah unit terkecil dari masyarakat yang terdiri atas kepala keluarga dan beberapa orang yang terkumpul dan tinggal di suatu tempat di bawah suatu atap dalam keadaan saling ketergantungan (WIKIPEDIA). Dalam drama seri ini, esensi ini menjadi salah satu yang ditampilkan, setidaknya yang berharap untuk dapat ditampilkan.

Mengapa demikian?

Pembentukan sebuah keluarga di negeri barat dengan di Indonesia tentu sangat berbeda. Di Amerika, misalnya (disarikan dari drama ini). Hubungan dua orang lawan jenis bisa saja langsung pada tahap berhubungan badan dan tanpa ikatan resmi. Memiliki anak bukan berarti telah menikah, dan memiliki anak diluar pernikahan bukan sesuatu yang tabu. Menikah setelah memiliki anak maupun setelah bertahun-tahun tinggal bersama, di Amerika bukanlah sesuatu yang aneh.

Semua hal di atas yang kita anggap tabu, semuanya adalah hal wajar. Namun prinsip ini sepertinya selalu bertolak belakang dengan cara pandang orang-orang yang telah memiliki anak. Mereka tetap memiliki perasaan protektif terhadap anak-anaknya. Mungkin karena belum berusia 17 atau 18 tahun dimana pada usia ini anak-anak sudah dianggap dewasa dan telah memiliki kemampuan untuk memutuskan sendiri arah dan pilihan hidupnya.

Perceraian merupakan sesuatu yang buruk, tetapi hal itu tak menghentikan mereka untuk melakukannya. Realita ini sama untuk semua negara, termasuk Indonesia dan daerah sekitar kita. Namun pada akhirnya yang perlu dipertanyakan dan dipikirkan adalah bagaimana dengan anak-anak yang ditinggalkan akibat perceraian tersebut.

Pelajaran bukan hanya dapat kita ambil dari kondisi baik, namun juga kondisi terburuk yang memerlukan kepekaan kita untuk memahami dan mengkritisinya agar menjadi pelajaran untuk kita semua.

PROFESI



Profesionalisme harus tetap dipegang oleh siapapun, dengan profesi apapun yang kita miliki. Setidaknya, itulah yang dapat kita lakukan untuk kehidupan kita dan orang-orang yang kita cintai.